Overseas merupakan program perjalanan ke luar negeri atau study abroad yang diselenggarakan setahun sekali oleh Assyifa dan secara khusus dilaksanakan di cabang Sagalaherang. Kegiatan ini dirancang sebagai perjalanan belajar ke Timur Tengah yang memberi pengalaman nyata, bukan sekadar kunjungan. Peserta menjalani umrah, mengikuti kegiatan belajar dan menghafal Al-Qur’an, serta melihat langsung kehidupan akademik di berbagai universitas di sana. Seluruh rangkaian perjalanan memberi ruang untuk memperluas cara pandang, memperdalam pemahaman keislaman, dan mengenal dunia pendidikan internasional melalui pengalaman langsung di lapangan. Overseas berlangsung selama satu bulan, keberangkatan bertepatan pada tanggal 8 Januari 2026 sampai dengan 7 Februari 2026. Secara spesifik, mereka menetap di madinah dan makkah selama 8 hari untuk melaksanakan rangkaian ibadah umrah.

Program ini dirancang sebagai rangkaian kegiatan terpadu yang bertujuan membentuk peserta yang unggul secara ilmu, akhlak, dan pengalaman. Kegiatan diawali dengan Bahasa Arab Intensif, sebagai bekal utama peserta dalam memahami Al-Qur’an dan literatur keislaman. Sehabis para peserta menjalankan acara tersebut, mereka memperoleh ijazah atas apa yang telah mereka capai dan usahakan. Selanjutnya peserta mengikuti Karantina Tahfidz Al-Quran untuk memperkuat hafalan dan tidak melupakan rutinitas tilawah semasa di pondok. Untuk memperbaiki bacaan Al-Quran dan menghindari kesalahan-kesalahan kecil yang kerap terjadi, peserta mengikuti Kajian Tajwid dan Makhorijul huruf.

Bahasa arab adalah bahasa yang pastinya digunakan oleh para peserta selama berada di timur tengah. Oleh karena itu, mereka menerapkan percakapan bahasa arab outdoor sebagai salah satu rangkaian acara disana guna memperlancar bahasa arab. Rangkaian acara Tafakkur dan Traveling menjadi salah satu momen yang paling dinanti oleh seluruh peserta, karena pada sesi inilah pembelajaran berpadu dengan pengalaman, dan ilmu bertemu dengan rasa. Tentu saja Travelling akan menjadi pemeran utama dalam progam ini. Selain dapat meningkatkan dopamin para santri, mereka juga dapat menjelajah negara timur tengah lebih luas dan mungkin mencari informasi lebih lanjut apabila beberapa dari peserta tertarik untuk melanjutkan studi ke sana.

Sebagai penutup, seluruh rangkaian dirangkai dalam Islamic Character Building, yang menekankan pembentukan akhlak, kedisiplinan, dan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari.
