Semangat belajar dan perjuangan para santri As-Syifa Sagalaherang kembali diuji melalui ajang bergengsi Olimpiade Sains Nasional (OSN) 2026. Setelah Seleksi di tingkat Kabupaten dan Dengan persiapan yang matang, enam santri terbaik berhasil membawa nama As-Syifa Sagalaherang dalam kompetisi sains hingga tahap Provinsi Jawa Barat dan kini menantikan hasil seleksi menuju tingkat Nasional. Olimpiade Sains Nasional (OSN) merupakan ajang kompetisi yang bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat peserta didik dalam bidang sains dan teknologi. Kompetisi ini diselenggarakan setiap tahun bagi siswa SD, SMP dan SMA di seluruh Indonesia yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (PUSPRESNAS). OSN menjadi salah satu wadah untuk menemukan bibit-bibit unggul dalam bidang sains dan teknologi melalui seleksi bertahap dari tingkat Kabupaten, Provinsi sampai akhirnya Nasional. OSN tidak hanya berfungsi untuk mencari siswa yang berprestasi, tetapi juga menjadi sarana pembinaan generasi muda supaya memiliki rasa semangat belajar, kemampuan intelektual dan pola pikir kritis serta kesiapan menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Perjuangan panjang para santri As-Syifa Sagalaherang akhirnya membuahkan hasil dan berhasil melanjutkan langkah mereka ke tahap berikutnya, merekalah santri terbaik untuk mewakili Kabupaten Subang, yaitu;
- Bidang Matematika
- Arkhan Faiq Hanan (IX Umar)
- Afiqa Humaira Sholihah (VIII Asiah)
- Bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
- Affan Abdurrahman A. (IX Utsman)
- Razqa Aditya Rashid (IX Abu Bakar)
- Bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
- Madina Phyloshophia (IX Khadijah)
- M. Afif Adzaky (VIII Umar)
Sebelum mereka mengikuti seleksi pada tahap OSN tingkat Provinsi, para santri Assyifa Sagalaherang menghadapi berbagai proses persiapan yang panjang dan tidak mudah. Mereka diharuskan mampu membagi waktunya diantara Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), Organisasi dan target capaian hafalan. Mereka melakukan pembinaan secara rutin bersama para pembimbing, memperdalam materi sesuai bidang masing-masing, serta melatih kemampuan berpikir logis dan analitis melalui berbagai latihan soal. Perjalanan tersebut membutuhkan kedisiplinan, Kerja Keras dan komitmen tinggi dari setiap peserta.
Keikutsertaan para santri dalam OSN ini tidak terlepas dari dukungan penuh keluarga besar As-syifa Sagalaherang. Para ustadz dan pembimbing terus memberikan arahan dan motivasi supaya para santri mampu memberikan dan memaksimalkan potensi yang mereka miliki. Mereka juga mendapatkan fasilitas pendukung, seperti tambahan jam belajar, pembinaan khusus serta dispensasi dari jam KBM yang bertujuan membantu mereka mempersiapkan diri secara fisik dan mental untuk siap menghadapi kompetisi.
Setelah berhasil melewati seleksi tingkat Kabupaten dan Provinsi Jawa Barat, perjuangan para santri As-Syifa Sagalaherang kini memasuki tahap penantian menuju pengumuman hasil seleksi tingkat Nasional. Pada tahap ini, para peserta telah bersaing dengan siswa-siswa terbaik dari berbagai daerah dan menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam bidang masing-masing. Kini, setelah melalui berbagai ikhtiar, mencurahkan waktu, tenaga dan perjuangan panjang dalam setiap tahap perlombaan, para santri terbaik kini menyerahkan hasil akhirnya kepada allah dengan penuh rasa tawakal, doa terus dipanjatkan demi hasil terbaik, karena setiap usaha yang telah dilakukan merupakan bagian dari proses untuk meraih keberhasilan.
“Wahai Rasulullah, apakah aku ikat dulu untaku lalu aku bertawakal, atau aku biarkan lepas lalu aku bertawakal?” Beliau bersabda, “Ikatlah unta itu kemudian bertawakallah.“
(HR. Tirmidzi)
Perjalanan para santri As-Syifa dalam ajang OSN 2026 menjadi bukti bahwa prestasi besar lahir dari kedisiplinan, proses yang panjang dan semangat pantang menyerah. Setiap langkah yang telah dilalui, setiap tantangan yang dihadapi merupakan pencapaian yang tak ternilai dan pengalaman yang berharga. Dari ruang pembinaan, latihan soal, hingga persaingan dengan peserta terbaik dari berbagai daerah, para santri telah belajar tentang arti kesungguhan, kesabaran, dan tanggung jawab. Terlepas dari hasil akhir yang akan diperoleh nanti, perjuangan mereka telah menjadi kebanggan tersendiri bagi keluarga besar As-Syifa Sagalaherang. Mereka mampu menunjukkan bahwa santri tidak selalu mahir dan unggul dalam pendidikan agama, tetapi juga mampu untuk berkontribusi di bidang ilmu pengetahuan dan bidang teknologi.
Semoga Allah SWT memberikan hasil terbaik atas segala ikhtiar yang telah dilakukan. Apapun keputusan yang diperoleh nantinya, semoga pengalaman ini menjadi bekal berharga bagi para santri untuk terus melangkah lebih jauh dan menjadi tokoh inspiratif bagi santri-santri lainnya untuk berani mencoba hal baru, mengembangkan bakat serta potensi dan tidak berhenti untuk mengukir prestasi-prestasi berikutnya, semoga langkah para santri ini diberikan hasil terbaik serta menjadi awal dari prestasi-prestasi besar lainnya di masa depan. Aamiin ya Rabbal ‘Alamin.
وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ